Kamis, 25 Agustus 2016

Cara Merawat Organ Intim Pasca Melahirkan




Proses melahirkan adalah proses dimana banyak keajaiban yang akan dialami oleh seorang wanita. Proses paling mendebarkan sekaligus paling membahagiakan. Kehadiran seorang manusia kecil ditengah keluarga akan menjadi pelengkap kehidupan kita. Namun, ketika hal tersebut terjadi, sang ibu harus tetap merawat dirinya dengan baik.


Khusus bagi wanita yang melahirkan normal melalui vagina, tentunya prioritas pertama adalah menyembuhkan luka akibat melahirkan. Jaman sekarang, bidan atau dokter kandungan yang memberikan pertolongan persalinan, jarang yang telaten /sabar menunggu bayi keluar secara normal, seringkali mereka melakukan jalan pintas dengan merobek vagina (episiotomi)  dengan alasan agar vagina tidak robek dengan sendirinya.

Jika  vagina robek dengan sendiri akan sulit untuk menjahitnya. Sehingga hampir setiap wanita yang melahirkan melalui vagina, vaginanya mesti dirobek dan dijahit baik di bagian dalam maupun luar. Benang untuk menjahit biasanya  menggunakan usus domba (catgut) jenis benang ini dapat diserap oleh tubuh sehingga tidak perlu mengangkatnya.


Untuk merawat luka jahit yang terdapat pada vagina yang biasanya merupakan area yang selalu basah, karena setelah melahirkan seorang wanita juga mengeluarkan darah nifas, maka perlu dilakukan secara berhati-hati.  Berikut ini cara merawatnya :

1. Untuk mengurangi rasa sakit, kompres luka dengan air es menggunakan kain yang bersih.
2. Untuk membersihkan luka, gunakan waslap dan usap daerah luka secara hati-hati sampai bersih, siram dengan air dingin dan keringkan dengan handuk bersih.
3. Setelah buang air kecil atau besar, selalu biasakan untuk melakukan cebok dari arah depan ke belakang, agar kuman dari anus tidak masuk dalam luka/vagina.
4. Agar buang air besar tidak terasa sakit, buatlah bantalan lembut dan empuk letakkan pada luka.
5. Banyak minum air putih dan makanan berserat agar mudah buang air besar.
6. Seringlah berganti celana dalam agar tidak lembab.
7. Rajinlah untuk mencukur rambut di sekitar vagina agar kuman tidak terkumpul di rambut.


Setelah luka robek pada vagina telah pulih kembali, kini ibu dapat konsentrasi untuk mengembalikan agar vagina rapat kembali setelah menjadi jalan lahir bagi bayi yang beratnya sampai menjadi 3-4 kg. Meskipun vagina bersifat elastis, tetapi otot-otot di sekitar vagina mengalami pengenduran akibat melahirkan. Ada beberapa tips untuk merawat organ intim setelah melahirkan, yaitu:

• air rebusan daun sirih
• senam kegel
• gurah
• jamu tradisional

Rendam vagina dalam air rebusan daun sirih

Caranya: ambil daun sirih kira-kira 5 lembar, cuci bersih, rebus dalam air, setelah terlihat layu, dan air rebusan hangat , masukkan dalam ember lebar dan lakukan perendaman vagina agar kesat kembali

Lakukan senam kegel

Senam kegel adalah senam yang dilakukan dengan cara melakukan gerakan menahan kencing dengan tujuan agar otot-otot vagina kencang kembali. Caranya: saat melakukan kencing, tahan air kencing sampai beberapa saat, baru dikeluarkan kembali. Ulangi hal tersebut sampai 2-3 kali setiap buang air kecil. Jika latihan ini sering dilakukan otot vagina akan kembali kencang. kegel juga bisa dilakukan tanpa harus buang kecil dulu. biasanya diajarkan di kelas-kelas yoga terutama yoga untuk ibu hamil

Perawatan totok vagina/gurah vagina

Perawatan ini biasanya hanya dapat dilakukan pada tempat khusus yang memiliki ahli terapi totok / gurah vagina, fungsinya  sama  yaitu untuk mengembalikan agar otot organ intim kencang kembali

Minum jamu tradisional

Pada umumnya tiap daerah di Indonesia mempunyai ramuan untuk merapatkan vagina, biasanya berupa jamu yang harus diminum



SEMOGA BERMANFAAT!

Tidak ada komentar:

Posting Komentar